SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Akibat menyulutkan rokok ke leher rekannya, Dede jadi korban pembacokan yang dilakukan IS, 23. Peristiwa itu terjadi saat pesta pernikahan.

Berkas tahap II kasus itu dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kotim, Kamis (22/11/2018).

"Waktu itu dia minta rokok lalu saya kasih. Tapi malah leher saya disulutkan dengan rokok itu," kata IS yang merupakan warga Jalan Tjilik Riwut, Km 19, RT 8, RW 2, Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kotim.

Peristiwa terjadi pada Minggu (22/11/2018) sekitar pukul 23.30 WIB di sebuah bengkel di Jalan Tjilik Riwut, Km 19, Kelurahan Kota Besi Hulu.

Saat itu, IS bersama Dede, Ali, dan Yahya, sedang menyaksikan pesta perkawinan di Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi. Dede lalu meminta rokok dan diberi sebatang oleh tersangka.

--page

Namun, setelah menyalakan rokok, Dede malah menyulutkannya ke leher IS.

Setelah kejadian penyulutan itu, IS pulang. Namun, ternyata dia tidak benar-benar pulang. IS menunggu di suatu tempat. Saat Dede dan dua rekannya melintas, IS menghentikannya.

Ia lalu menanyakan soal kejadian itu, namun justru berujung cekcok. Merasa tidak terima, IS mengambil parang di bengkel dan menebaskannya ke wajah korban. Melihat hal itu, Ali dan Yahya berusaha melerai.

Akibat perbuatannya, IS kini harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Dalam kasus ini, ia dibidik Pasal 351, Ayat (2), KUHP.(NACO/B-3)