PULANG PISAU –

BORNEONEWS,  Pulang Pisau - Sudah memasuki hari ke lima Stevanus Bau alias Ivan, Warga Desa Hanjak Maju eks Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Anjir Pulang Pisau hilang tanpa kabar. 

Menurut penuturan Dominikus (47), orangtua Ivan, sebelum menghilang anaknya pamit dari rumah untuk membeli pulsa pada Selasa (20/11/2018) malam, dan hingga hari ini sedang dalam pencarian karena belum juga pulang. 

Domikus menceritakan pada hari Rabu dirinya panik karena tiba-tiba menerima pesan singkat melalui short mesage service (SMS) dari nomor yang tak dikenal, meminta supaya mengambil motor di sebuah minimarket dan membawa uang Rp100 ribu untuk membayar sisa pulsa. Selanjutnya Dominikus ditelepon seseorang dari minimarket tersebut.

"Saya diminta untuk membayar uang sebesar Rp 100 ribu sisa harga pulsa anak saya," katanya, Minggu (25/11/2018).

Sebelumnya, kata Dominikus,  Ivan mengirim pulsa sebesar Rp 200 ribu kepada seseorang (nomor tak dikenal) melalui minimarket tersebut, karena uang Ivan hanya Rp100 ribu dan terhutang Rp100 ribu, maka motornya dijadikan jaminan di minimarket itu.  Usai di telepon, ayahnya langsung mengambil sepeda motor tersebut di minimarket dimaksud. 

--page

"Saat ditelepon lagi ke nomor yang mengirim SMS,  dia mengaku sedang berada di Puruk Cahu untuk mengantar keluarganya, dan mengaku tinggal di Marabahan," terang Dominikus. 

Terkait peristiwa itu Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sampai sekarang tengah berupaya mencari keberadaan Ivan. 

Kapolres menyatakan pihaknya juga telah melihat CCTV di minimarket yang dimaksud namun belum memberikan petunjuk yang bersangkutan berada di mana.

Pihaknya, kata Kapolres, akan terus membantu mencari keberadaan Ivan.(JAMES DONNY/B-5)