PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Balai Bahasa Kalimantan Tengah memiliki pimpinan baru. Kepala Balai Bahasa Kalteng yang lama, Haruddin, telah pensiun. Posisinya digantikan I Wayan Tama. Pergantian pimpinan itu berlangsung mulai November 2018.

"Begitu saya menjabat di sini, yang pertama saya rindukan adalah awak media. Saya menyadari bahwa media memiliki peranan penting terhadap pemartabatan Bahasa Indonesia. Makanya hari ini kita dapat bersilaturahim dengan awak media," kata Wayan dalam Forum Diskusi Terpumpun pada Media Massa se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Rabu (28/11/2018).

"Di samping peran strategis media, kami juga menginginkan bahasa di media massa dapat menjadi panutan betul bagi masyarakat dalam penggunaan bahasa," tuturnya.

I Wayan Tama telah menjadi staff di Balai Bahasa Provinsi Bali sejak 1989. Kemudian pada 2013, dia dipercaya menjadi kepala Balai Bahasa Provinsi Bali dan berakhir pada September 2018.

"Ternyata amanah berat untuk mengendalikan Balai Bahasa. Sebagai kepala kembali diberikan kepada saya tetapi di Kalteng. Sejak saya datang ke Kalteng saya sudah minta supaya ada aksi dalam membangun jejaring kerja. Jadi sekarang bisa silaturahim dengan teman-teman media massa," tutupnya.

--page

Sebelumnya, Ketua Panitia Kegiatan, Muston Sitohang mengatakan bahwa kegiatan ini sudah yang ketiga kalinya dilaksanakan pada tahun ini.

"Hari ini merupakan kegiatan yang ketiga bersama awak media tahun ini. Yang pertama diskusi terpumpun, yang kedua penyuluhan bahasa, yang ketiga ini diskusi terpumpun juga," kata Muston. (TESTI PRISCILLA/B-3)