SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pembacokan yang dilakukan oleh Muk terhadap rekan kerjanya PA alias Bam ia lakukan secara spontan setelah diomeli korban.

"Tidak ada perencanaan sebelumnya, spontan saja," kata tersangka saat pelimpahan tahap II dari Polsek Ketapang, Senin (3/12/2018).

Warga asal Jawa Timur yang tinggal di Jalan M Hatta, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang itu melakukan perbuatannya pada Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB di pabrik pengolahan tahu Desa Pelangsian, Kecamatan MB Ketapang. 

Akibat perbuatannya itu, korban terluka di tiga bagian tangannya. Bahkan korban tidak bisa melakukan aktivitas pascakejadian tersebut. Karena tidak terima ia dilaporkan.

"Saya sudah tiga tahun bekerja di pabrik tahu itu. Kalau korban sudah lama bekerja di situ, duluan dia kerja dari saya," tukasnya.

--page

Menurut tersangka, pembacokan itu hanya ingin melukai korban agar tidak lagi mengomelinya. Kalau untuk menghabisinya ia mengaku tidak ada niat sama sekali. (NACO/B-2)