BORNEONEWS, Muara Teweh – Seorang bocah berusia 16 warga Kecamatan Teweh Timur harus dilarikan ke RSUD Muara Teweh karena mengalami luka tikaman dari kapak warga pada bagian kepala, pada Rabu siang (12/12/2018).
Dari informasi yang didapat, bahwa korban berkelahi dengan warga sekitar di Taman Lampion Wira Praja, Jalan Wira Praja, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara.
Salah satu keluarga korban yang merupakan sepupunya yang berusia 18 mengatakan, dirinya diminta korban untuk menjemputnya di Jalan Wira Praja. Namun pada saat di lokasi, dirinya melihat korban tengah berkelahi dengan seorang pria berbaju putih.
“Pada saya datang, awen (mereka) berdua sudah bergulat disitu, dan orang tersebut menggunakan kapak” ujarnya.
Sepupunya mengatakan, bahwa korban sebelumnya sedang minum miras bersama rekannya didekat SPBU milik Perusda Batara Membangun di Jalan Pendreh.
--page
Sang sepupu mengaku tidak tahu persis korban bergulat dengan siapa, namun yang dia mengaku bahwa pria tersebut berbaju putih seperti pakaian dinas kesehatan dan membawa kapak. “Saya tidak tau persis, namun yang saya tau musuhnya tu pakai baju dinas kaya orang Puskesmas,” terangnya.
Ia yang ingin melerai kperkelahian tersebut juga terkena sabetan kampak di tangan kanannya, namun hanya mengalami luka goresan. “Saya bersama korban baru datang kemaren dari Benangin V, untuk jalan-jalan,” katanya.
Sementara, KBO Reskrim Polres barito Utara, Ardiansyah membenarkan adanya perkelahian yang terjadi di taman lampion Wira Praja. Dikatakannya pihaknya saat ini masih dalam proses penyidikan. “Kami masih menunggu hasil visum dari dokter RSUD Muara Teweh,” katanya kepada Borneo News.
Dikatakannya, pihaknya belum menentukan tersangka. Dan untuk pria yang diduga pelaku, belum dilakukan penahanan.(RAMADHANI/m)








