BORNEONEWS, Sampit - Angin kecang disertai hujan deras di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ternyata membuat pohon cemara di daerah Kalap perbatasan antara jalan Kabupaten Seruyan dan Kotim tumbang.
Kondisi ini membuat jalan trans tersebut tertutup. "Pohon cemara tumbang setelah dihantam angin kencang disertai hujan deras," ujar Junaidi, ssopir angkutan yang melintas di jalan tersebut, Kamis (3/1/2019).
Pohon ini tumbang sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu cuaca sekitar kejadian memang berangin dan hujan. Sehingga membuat pojon tersebut langsung roboh ke jalan. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban. Karena saat roboh dan tidak ada kendaraan yang melintas.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini, tetapi akobat pohon roboh tersebut, kendaraan dari arah Seruyan maupun Sampit terpaksa berhenti. Karena tidak bisa melintas," katanya.
Dengan adanya pohon tumbang tersebut, membuat sejumlah sopir dan masyarakat yang melintas di jalan itu bergotong royong melakukan pembersihan.
Mereka secara berlahan memotong ranting dan juga batang pohon tersebut. Hingga akhirnya berhasil ditepika dengan ditarik menggunakan truk.
"Sekitar 30 menit pembersihan batang pohon tersebut kami lakukan dan saat ini aktivitas di jalan kembali normal," ungkapnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








