PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang pemuda berusia 20 tahun, Umak dikabarkan menghilang sejak Selasa (1/1/2019). Keluarga pun sangat khawatir tentang keberadaannya.

Apalagi, sampai saat ini, Sabtu (5/1/2019), ia belum juga pulang ke rumah. "Belum ditemukan pak," ucap paman pemuda tersebut, Mangge kepada borneonews.co.id.

Peristiwa hilangnya sang keponakan sudah dilaporkan bersama saudara lainnya, Beneng (51) warga Jalan Tambora, Kelurahan Palangka ke Polres Palangka Raya pada Kamis (3/1/2019) malam.

Informasi yang diperoleh borneonews.co.id, Umak berasal dari Desa Buntus Sabon, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Berawal ketika ia bersama rekannya, Redi (18) bertolak untuk membeli rokok di kawasan Jalan Kinibalu. Setelah selesai, mereka bermaksud pulang ke rumah di Jalan Tambora dengan melintasi Jalan Rinjani.

--page

Di tengah perjalanan, Umak mengajak Redi berhenti di Taman Lansia untuk nongkrong. Namun, Redi enggan sehingga hanya Umak yang nongkrong sendirian.

Menjelang maghrib, Umak belum juga pulang. Redi khawatir sehingga bertolak untuk menjemput. Ternyata sudah tidak ada. Sempat dilakukan pencarian namun tidak ditemukan hingga sekarang.

"Keponakan saya hilang sejak hari Selasa kemarin. Dia orang Kalbar dan baru datang ke Palangka Raya dari Gunung Mas akhir Desember," ucap Beneng. (BUDI YULIANTO/B-2)