JAKARTA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Para pelaku pasar di bursa berjangka Malaysia pada Selasa ini (8/1/2019), diperkirakan masih akan menantikan rilis data minyak sawit terbaru dari otoritas negeri itu.

"Dengan begitu, pergerakan harga minyak sawit hari ini akan berada di kisaran sempit, karena pasar menantikan data terbaru untuk ekspor dan konsumsi domestik," kata pelaku pasar di Jakarta, Selasa. 

Adapun harga CPO berjangka di bursa Malaysia turun pada perdagangan Senin (7/1/2019), penurunan kedua dalam empat sesi terakhir, karena kehati-hatian pelaku pasar menyikapi data resmi yang akan dirilis pekan ini.

Saat ini harga acuan minyak sawit untuk pengiriman Maret di Bursa Malaysia Derivatives Exchange berada di kisaran RM2.160, setelah ditutup turun 0,6  persen kemarin. 

"Pasar saat ini sedang konsolidasi setelah penguatan akhir pekan lalu, seraya menunggu data terbaru dari Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) untuk petunjuk lebih lanjut," ucapnya.

--page

Pekan lalu, harga minyak sawit mencatat kenaikan mingguan 2,4 persen ke level tertinggi dua pekan, ditopang oleh melemahnya ringgit dan merespons kebijakan India yang menurunkan bea masuk minyak sawit dari Asia Tenggara. (NEDELYA RAMADHANI/m)