BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berniat mencari ikan di Sungai Jampau, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (19/1/2019) ternyata malah seekor buaya sapit/senyulong dengan berat sekitar 30 kg yang nyangkut di jaring warga.
Menurut Dahnil, warga Kelurahan Pangkut yang menangkap buaya tersebut, awalnya ia bersama rekannya memasang jaring di Sungai Jampau dengan maksud menangkap ikan.
"Jaring tersebut kami pasang siang hari. Saat malamnya kami mengecek jaring tersebut, ternyata ada buaya yang nyangkut di jaring yang kami pasang," jelas Dahnil, Senin (21/1/2019).
Melihat ada Buaya sapit/senyulong yang bernama latin Tomistoma schlegeli ini nyangkut di jaring milik mereka, sontak keduanya ketakutan.
"Kami segera memberitahukan hal ini pada warga agar buaya tersebut bisa dilepaskan dari jaring. Soalnya kalau lama-lama nyangkut jaring buaya tersebut bisa mati," ujarnya.
--page
Menurutnya, buaya tersebut saat ini telah diamankan di rumah salah satu tokoh Dayak Arut Utara sebelum diputuskam apakah akan diserahkan kepada BKSDA atau dilepaskan kembali ke Sungai Jampau.
Terpisah, Lurah Pangkut Darsani Alfius Mahi yang merupakan tokoh Suku Dayak Arut Utara mengatakan, buaya tersebut saat ini telah diamankannya sebelum diserahkan pada pihak yang berwenang.
"Sementara binatang ini kami rawat dulu agar binatang itu tidak berkeliaran dan membuat resah masyarakat Pangkut. Nanti akan kami koordinasikan dengan pihak terkait yaitu BKSDA," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)








