BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kotawaringin Timur, Rudianur menekankan agar peran pemerintah daerah bisa dimaksimalkan untuk mengantisipasi serangan buaya kepada warga di daerah Selatan.
Selama ini Rudianur melihat Pemkab masih kurang berperan dalam pencegahan serangan buaya kepada warga tersebut.
Pasca diserangnya warga di Desa Seranggas beberapa waktu lalu, kata Rudianur, menambah sederet kejadian memilukan karena serangan Buaya tersebut.
Dia menyebutkan, di balik mengganasnya Buaya ini harus dianalisa lebih jauh. Apakah karena habitatnya dirusak atau memang karena ada faktor lain.
“Serangan Buaya ini sudah berulang kali kepada warga tetapi saya belum melihat peran pemerintah daerah. Pemerintah seakan tidak perduli padahal itu nyawa warga taruhannya," ucapnya, Minggu (10/2/2019).
--page
Meski, kata Rudianur, saat ini yang terlihat sangat berperan adalah BKSDA, dia mengharapkan untuk BKSDA ini juga dalam bekerja di lapangan mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah secara maksimal.
Sebab apa yang dilakukan itu semata untuk mencegah warga jadi korban serangan ganasnya Buaya belakangan ini. "Selama ini tidak ada pengawasan rutin. Sudah ada korban baru turun," pungkasnya. (NACO/B-2)








