BORNEONEWS, Pulang Pisau- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak yang belum cukup umur di Kabupaten Pulang Pisau, beberapa waktu lalu, membuat prihatin sejumlah kalangan.
Namun, kecelakaan lalu lintas bisa menimpa siapa saja, juga anak yang belum cukup umur.
Untuk meminimalisasi keterlibatan anak dalam kecelakaan lalu lintas, hingga saat ini seperti dihadapkan pada persoalan yang dilematis, meski aturannya sudah ada.
"Sesuai dengan Undang-Undang tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), anak di bawah umur membawa sepeda motor adalah pelanggaran," ujar anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Gunawan.
Terkait hal ini, siapakah yang harus tegas dan siapakah yang salah?
--page
1. Anggota DPRD Prihatin Pelajar Tewas Kecelakaan Lalu Lintas

Ketua Komisi I DPRD Pulang Pisau, Gunawan mengaku prihatin dengan peristiwa kecelakaan yang terjadi di Pulang Pisau yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor berusia 15 tahun.
"Karena usianya yang sangat muda dan kami berharap hal itu tidak terjadi lagi,” kata politisi PDIP ini.
Untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak belum cukup umur tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Pulang Pisau diminta lebih intensif melakukan sosialisasi kepada anak di bawah umur terkait aturan dan pedoman berlalu lintas.
Demikian juga peran Dinas Pendidikan, sekolah, dan orang tua juga sangat penting dalam hal ini. " Harus bersikap tegas agar tidak ada lagi anak yang meninggal sia-sia karena kecelakaan lalu lintas," katanya.
--page
2. Remaja 15 Tahun Tewas Terlindas Truk Elpiji

Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat pascaterlibat kecelakaan lalu lintas dengan truk pengangkut gas elpiji, Senin (4/3/2019).
Keterangan yang dihimpun dari Satlantas Polres Pulang Pisau, peristiwa yang terjadi di Jalan Darung Bawan bermula pada saat sebuah mobil beban Mitsubishi Colt Diesel warna merah bernomor polisi DA 8656 CB melaju dari arah Simpang 4, Km 10, Anjir Pulang Pisau, menuju Jalan Darung Bawan.
Saat truk hendak berbalik arah memutar trotoar tiba-tiba dari belakang datang sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi KH 2134 BR dan menabrak bagian samping kanan truk.
Tabrakan tersebut mengakibatkan pengendara dan sepeda motor masuk ke bawah truk dan terlindas ban belakang sebelah kanan.
--page
Sedangkan penumpang sepeda motor ikut terjatuh dan terlempar dari kendaraan. Akibat dari kejadian itu, pengendara sepeda motor bernama Sari Murni, 15., meninggal dunia di TKP. Sedangkan penumpang sepeda motor Siti Anisa, 13, mengalami luka-luka.
3. Remaja Tewas Tabrak Belakang Truk Belok

Kelalaian pengendara sepeda motor dinilai menjadi penyebab kecelakan lalu lintas sehingga menyebabkan satu orang meninggal dunia, Senin (4/3/2019).
Kasat Lalu Lintas Polres Pulang Pisau Iptu Suprianto mengatakan, kelalaian pengendara sepeda motor karena tidak memperhatikan kendaraan lain yang berada di depan dan tidak menjaga jarak aman.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi saat sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel warna merah bernomor polisi DA 8656 CB yang dikemudikan Amrullah, 23, meluncur dari arah Simpang 4, Km 10, Anjir, Pulang Pisau menuju Jalan Darung Bawan.
--page
Saat truk hendak berbalik arah memutar trotoar tiba-tiba dari belakang datang sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi KH 2134 BR dan menabrak bagian samping kanan truk.
Tabrakan tersebut mengakibatkan pengendara dan sepeda motor masuk ke bawah truk dan terlindas ban belakang sebelah kanan. Sedangkan penumpang sepeda motor ikut terjatuh dan terlempar dari kendaraan.
4. Rawan Kecelakaan, Warga Harapkan Solusi

Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang Jalan Darung Bawan sekitar Taman Kota Pulang Pisau, Senin (4/3/2019) sore.
Dalam peristiwa itu, seorang remaja bernama Sari Murni, 15, warga Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, tewas di tempat.
--page
Karena membeludaknya masyarakat di lokasi kejadian, sopir truk yang sebelumnya berada di lokasi langsung diamankan ke Polsek Kahayan Hilir.
Warga berharap ada solusi dari pihak terkait agar simpang jalan aman dan tidak rawan kecelakaan lalu lintas.
"Mungkin putar arahnya sebaiknya ditutup dan jauhkan dari simpang jalan, karena bisa saja karena terlalu berdekatan menjadi salah kerawanan kecelakaan kuli lintas," ujar Gerson, warga Pulang Pisau.
5. Sopir Mengaku sudah Hidupkan Lampu Sein

Amrulah, 23, sopir truk mengaku tidak menyangka jika akan mengalami kecelakaan lalu-lintas pada saat berputar balik, Senin (4/3/2019). "Saya sudah hidupkan lampu sein. Tiba-tiba ada motor menabrak belakang," katanya.
--page
Warga Jalan Masyumi Layar, Pulang Pisau, itu mengaku truk gas elpiji yang dikemudikannya sedang mengangkut bibit tanaman, dan sedang berbalik arah di Jalan Darung Bawan, Pulang Pisau.
Akibatnya kecelakaan itu, seorang remaja perempuan berusia 15 tahun asal Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, meninggal dunia. (JAMES DONNY/B-3)








