BORNEONEWS, Palangka Raya- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya masih memiliki 7.000 dosis vaksin rabies.
Hal ini dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono dalam pertemuan dengan kader vaksinasi rabies, Rabu (27/3/2019).
"Kita masih ada 7.000 dosis vaksin rabies. Yang 1.000 masih ada dan bisa langsung diambil vaksinator, ditambah 500 bantuan dari pemerintah provinsi," kata drh Eko ruang rapat kantor DKPP yang berada di Komplek Perkantoran Pemko, Jalan G Obos.
Sisanya, lanjut drh Eko, masih proses lelang pada tahun anggaran 2019 ini.
Pemangkasan anggaran tahun ini menurut drh Eko membuat pihaknya harus memangkas beberapa keperluan tanpa mengakibatkan kekurangan kualitas.
--page
"Kita tidak bisa memangkas anggaran untuk pengadaan suntikan atau vaksin rabies, kalung penanda juga tetap ada. Itu semua adalah kualitas untuk keamanan masyarakat dan hewan peliharaan dari penularan rabies. Makanya kita mohon pengertiannya kepada para kader karena kami hanya bisa mengadakan pertemuan seperti ini. Karena anggaran untuk rabies tidak dipangkas pun kita bersyukur," tutur Eko. (TESTI PRISCILLA/B-3)








