PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jumlah kasus gigitan hewan yang menyebabkan rabies di Palangka Raya terus turun dari tahun ke tahunnya.

"Jumlah kasus rabies setiap tahun makin menurun. Ini semua berkat kerja keras dari kader vaksinator," kata Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono, Kamis (28/3/2019).

Menurut Eko, pada 2016 ada 45 kasus gigitan positif rabies, lalu pada 2017 naik menjadi 58 kasus gigitan dan positif rabies.

"Pada 2016 kita belum adakan vaksinasi massal, lalu 2017 vaksinasi dimulai. Hasilnya bisa dilihat di 2018 yang jauh berkurang menjadi hanya 14 kasus gigitan positif rabies," jelasnya.

Meski demikian menurut Eko, kader vaksinator harus lebih siaga lagi, karena baru awal 2019 ini sudah ada 3 kasus gigitan yang positif rabies.

--page

"Tahun ini sampai sekarang sudah ada 3 kasus gigitan yang positif dan dua di antaranya hewan yang sudah tervaksin. Itu jadi bahan evaluasi kita," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-6)