BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Nurul Edy menyebut geografis Provinsi Kalimantan Tengah mengharuskan pihaknya untuk selalu memasok bahan pokok dari daerah luar.
Dia menjelaskan Kalteng dengan ibukotanya Palangka Raya memiliki penduduk berdasarkan data BPS berjumlah kurang lebih 2.605.374 jiwa yang terdiri dari 14 kabupaten/kota, 67 kecamatan, 124 kelurahan dan 1.356 desa.
"Kondisi georgrafis Kalteng menyebabkan hampir semua barang pokok dipasok dari daerah lain," ujarnya saat hadir mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng membuka rapat koordinasi menjaga ketersediaan stok pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menghadapi puasa dan lebaran 2019, di Palangka Raya, Kamis (11/4/2019).
Kondisi ini, kata dia, diperparah dengan banyaknya masyarakat yang enggan untuk mengembangkan perkebunan.
"Oleh karenanya faktor ketersediaan barang dan harga bahan pokok menjelang hari keagamaan ini perlu menjadi perhatian bersama," lanjutnya.
Dia berharap melalui rakor ini ada langkah nyata menstabilkan harga dan menghindari kelangkaan bahan pokok agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dan lebaran bisa dapat berlangsung dengan tenang. (GAZALI/B-6/Adv)








