BORNEONEWS, Sampit - Seorang remaja berusia 18 harus dirawat di RSUD dr Murjani Sampit lantaran mengalami patah tulang kaki bagian kiri. Hal itu karena pelajar SMK ini terlibat tabrakan dengan sebuah mobil.
"Korban ini adalah seorang peserta didik yang duduk di kelas 12 di salah satu SMK yang berada di Sampit. Dia saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion KH 6273 LN," kata Kasatlantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Jumat (12/4/2019).
Kronologisnya, korban melaju di Jalan Iskandar dari arah utara menuju selatan. Saat mendekati Jalan Ir H Juanda 22, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, motor yang dikendarainya hilang kendali hingga masuh ke ruas jalan berlawanan.
Disaat bersamaan, dari arah berlawan tersebut datang mobil Avanza KH 1847 FA yang dikemudikan oleh Tas'an (56) bersama penumpangnya Mastaidah (46). Jarak yang cukup dekat mengakibatkan tabrakan tidak dapat dihindari. Korban terjatuh ke badan jalan yang beraspal hingga ia mengalami luka berat.
"Dari hasil keterangan saksi dan olah TKP, laka lantas ini disebabkan oleh pengendara vixion yang tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Lokasi kecelakaan merupakan tempat padat perumahan dan pertokoan," jelas Kasatlantas.
--page
Polisi tiga balok emas ini juga mengimbau kepala seluruh pengendara agar selalu berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan agar terhindar dari kecelakaan.
"Utamakan keselamatan dari pada kecepatan. Periksa kondisi kendaraan sebelum digunakan. Lengkapi surat menyurat kendaraan. Peralatan berkendara jangan lupa digunakan. Ingat, keselamatan untuk kemanusiaan," sebutnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)








