BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives diperkirakan bergerak dalam kisaran sempit antara RM2.050 dan RM2.150 per ton pekan ini.
Kondisi itu dipengaruhi oleh minimnya isu yang mampu menggerakkan pasar, kata seorang pelaku pasar di Jakarta, awal pekan ini.
Sementara itu, trader dari Interband Group of Companies, Jim Teh, mengatakan pasar masih menunggu rilis data produksi, stok dan ekspor minyak sawit Malaysia untuk periode April, yang diperkirakan keluar pada 10 Mei.
"Untuk pekan ini, penurunan stok dan ekspektasi naiknya permintaan, terutama di sejumlah negara Muslim seiring masuknya bulan Ramadan, diharapkan dapat mendongkrak harga," ucapnya.
Berdasarkan periode Jumat ke Jumat, harga spot untuk Mei 2019 turun RM113 menjadi RM1.900 per ton, June 2019 melemah RM111 menjadi RM1.983 per ton, Juli 2019 turun RM100 menuju RM2.010 per ton dan Agustus 2019 melemah RM98 menjadi RM2.040 per ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)








