PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fakhrizal Fitri menghadiri sekaligus membuka kegiatan konsultasi publik tingkat provinsi, hasil analisis penggalian data informasi kawasan berhutan desa atau kelurahan se-Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat, 24 Mei 2019.

Kegiatan berlangsung di salah satu hotel, di Kota Palangka Raya. Kegiatan ini tindak lanjut pelaksanaan proyek Strengthening Forest Area Planning and Management in Kalimantan (KalFor) atau penguatan perencanaan dan pengelolaan hutan di luar kawasan hutan di Kalimantan, Provinsi Kalimantan Tengah. 

Pusat pelaksanannya di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dilakukan oleh Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

"Kita berharap proyek ini tidak hanya dilakukan di Kobar tapi juga daerah lain," kata Sekda.

Sebelumnya di tingkat provinsi, lebih dulu digelar Focus Group Discussion atau FGD atas pelaksanaan proyek tersebut.

--page

Dalam FGD, para pemangku kepentingan kehutanan di Kalteng antusias mendukung tujuan proyek untuk menyelamatkan dan memperbaiki kualitas hutan di areal penggunaan lain atau APL guna menentukan manfaat optimal sesuai fungsi hutan.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pembentukan Wilayah Pengelola Hutan dan Alokasi Pemanfaatan Sumber Daya Hutan, Yana Juhana, mengatakan dalam analisis itu, salah satu hal yang dilakukan yakni melihat berapa luas areal yang perlu diselamatkan di luar areal kawasan hutan.

Hal lainnya adalah mengetahui status kepemilikan. Apakah milik perusahaan, masyarakat, atau lembaga desa? (BUDI YULIANTO/B-3/Adv)