SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hanya karena soal pekerjaan, seorang pria berinisial RB (37) nekat menganiaya temannya sendiri ST (38) menggunakan badik hingga membuat korban luka robek pada telapak tangannya. 

Kasus ini terjadi di Perumahan PMSE, Divisi 23, PT Windu Nabatindo Lestari (WNL), Dusun Katari, Desa Keruing, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur. 

"Kasus penganiayaan tersebut masih kami dalami, dan motifnya diduga hanya karena masalah pekerjaan," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Rahmad Tuah, Selasa, 23 Juli 2019. 

Akibat tusukan badik tersebut, korban harus diberikan jahitan di beberapa telapak jarinya. Sedangkan tersangka, langsung diamankan akibat aksinya tersebut. 

Sementara, kasus tersebut terjadi bermula ketika korban sedang beristirahat di mes tempatnya tinggal. Tiba-tiba datang pelaku dengan menbawa badik, dan langsung menusukkan ke arah leher korban. Namun berhasil di halaw dan mendorong pelaku ke luar rumah. 

--page

Setelah percobaan awal gagal, pelaku kembali berupaya menusuk perut korban. Namun korban langsung menangkap senjata tajam tersebut. Hingga membuat tangannya mengalamu luka. Mendapati hal tersebut, korban langsung memukul tangan terlapor hingga badik yang dibawanya jatuh. 

Karena merasa kalah, pelaku berupaya kabur. Namun korban dengan cepat mengejarnya hingga berhasil menangkap pelaku dan langsung diamankan oleh warga sekitar dan juga petugas kemanan di perusahaan tersebut. 

"Korban saat itu juga langsung dibawa ke rumah sakit untuk diberikan perawatan. Karena saat itu cukup banyak darah keluar dari luka di tangannya," terang Rahmad. 

Sedangkan kasus tersebut masih ditanganu oleh pihaknya. Dan pelaku juga diamankan bersama barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)