BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepas Rangkai menjelaskan ke awak media soal alasannya lebih memilih bakal calon wakil gubernur Kalteng ketimbang bakal calon gubernur Kalteng.
Pengusaha HPH yang tinggal di Kota Palangka Raya ini resmi mendaftar pada pilihan tersebut ke Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau DPD PDIP Kalteng, Kamis, 26 September 2019.
"Antara calon wakil gubernur dan calon gubernur saya rasa sama saja. Karena visi juga sama, saling mengisi dan memberikan saran maupun masukan," katanya.
"Dalam arti, antara calon wakil gubernur dan gubernur adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jadi, biarpun nanti ketika jadi wakil gubernur atau gubernur, sama saja ingin membangun," imbuhnya.
Ia menambahkan, untuk saat ini, baru PDIP yang diharapkan bisa menjadi perahunya dalam pesta demokrasi 2020. Kepas menyebut memilih PDIP karena pernah berstatus kader partai selama 18 tahun. Hal itu juga diakuinya masih melekat.
--page
Sementara itu, Arthon S Dohong mempersilahkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, diterima atau tidaknya setiap orang yang mendaftar akan ditentukan berdasarkan survei. (BUDI YULIANTO/B-2)








