BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Tirta Barito Buntok terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah ssatunya dengan melakukan pembenahan dan permbersihan jaringan.

“Salah satu yang telah kita lakukan menguras lumpur pada bak penampungan air,” kata Plt Direktur PDAM Tirta Barito Buntok, Armadi, Sabtu, 5 Oktober 2019. 

Dia mengatakan, saat bak penampungan (Reservoar) tersebut dikuras, distribusi air bersih ke pelanggan dalam kota Buntok menjadi terganggu dalam beberapa hari ini.

Karena pada saat dilakukan pengurasan, mesin dimatikan selama kurang lebih 11 jam, dan begitu air diisi kembali pada bak penampungan. Maka air dari dalam penampungan itu akan mengisi ke pipa distribusi yang kosong.

Setelah bak penampungan dibersihkan, memerlukan waktu 3 - 4 hari pemulihan agar distribusi airnya normal kepada pelanggan.

--page

“Terganggunya distribusi air selama beberapa hari itulah yang menjadi keluhan yang disampaikan warga pada salah satu grup media sosial facebook,” jelas dia.

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk memaklumi, karena apabila mesin atau listrik padam maka memerlukan waktu 3 sampai 4 hari untuk memulihkan normalnya distribusi air.

Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu upaya yang lakukan pihaknya untuk meningkatkan kualitas pelayanan supaya distribusi air bersih kepada pelanggan kedepannya bisa terus lancar.

Meski demikian, pihaknya masih mengkhawatirkan kondisi air yang didistribusikan kepada pelanggan keruh, dan itu akibat kencangnya dorongan air dari pompa menuju ke pipa distribusi yang jarang dibersihkan.

Supaya air yang disalurkan kepada pelanggan nantinya tidak keruh lanjut dia, pihaknya berencana akan melakukan wash out atau pembersihan plok-plok yang ada pada pipa.

--page

“Pembersihan plok pada pipa distribusi ke pelanggan itu rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Jadwal pembersihannya di sejumlah titik dilaksanakan pada malam hari pukul 24.00 WIB, dan pembersihan pada malam hari itu dilakukan supaya tidak menggangu distribusi air kepada pelanggan di siang harinya,” beber dia. (URIUTU DJAPER/B-11)