BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walau Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tidak terpilih menjadi tuan rumah Porprov 2022, namun Bupati Nurhidayah menegaskan proyek pembangunan infastruktur olahraga yang mulai dilakukan tetap akan tetap berlanjut.
Menurutnya sesuai rencana awal, terpilih atau tidak menjadi tuan rumah Porprov Kalteng sarana dan prasarana (sarpras) olahraga di Kobar tetap diperlukan.
"Lantaran infastruktur olahraga bisa digunakan dalam ajang lain dan bukan hanya untuk Porprov saja. Selain itu keberadaan infastruktur olahraga ini merupakan salah satu janji pencapaian visi misi pembangunan 5 tahun pemeritahan kami," jelasnya.
Karena pelaksanaan Porprov juga dilakukan secara bergantian antar daerah, sehingga infastruktur olahraga tersebut bisa dimanfaatkan nanti bila suatu saat terpilih menjadi tuan rumah.
"Walau nantinya bukan kami lagi yang menjadi pimpinan daerah, namun keberadaan infastruktur olahraga yang dibangun merupakan pencapaian prestasi dan catatan sejarah bahwa Kobar berhasil membangun sarpras olahraga yang representatif dan bisa digunakan untuk event apapun," jelasnya.
--page
Diberitakan, dalam voting pemilihan tuan rumah Porprov 2022 yang digelar dalam rapat anggota KONI Kalteng di aula Hotel Patta Rajasa Pangkalan Bun, Kabupaten Kotim terpilih menjadi tuan rumah ajang olahraga tersebut. (WAHYU KRIDA/B-6)








