BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mulai mematangkan strategi untuk mendongkrak prestasi olahraga daerah pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah Tahun 2026. Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana olahraga dan efisiensi anggaran daerah, kontingen Barito Timur ditargetkan mampu memperbaiki posisi dari capaian sebelumnya.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Peserta Porprov XIII yang dipimpin Bupati Barito Timur M Yamin di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Rabu, 9 September 2026 malam. Pertemuan itu dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, Wakil Ketua DPRD Barito Timur Eskop, Sekretaris Daerah Misnohartaku, sejumlah kepala perangkat daerah, pimpinan KONI, serta perwakilan 21 cabang olahraga (cabor).
Yamin menekankan bahwa kekuatan kontingen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet di arena pertandingan, tetapi juga oleh soliditas pembinaan, dukungan pemerintah, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, ia mendorong pola pembinaan olahraga yang lebih terstruktur agar potensi atlet lokal dapat dipersiapkan secara berkelanjutan.
“Olahraga saat ini bukan lagi sekadar mengejar prestasi semata, melainkan sudah bergeser menjadi industri yang profesional dan berpotensi memberikan dampak ekonomi nyata bagi para atlet,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Yamin juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dihadapi Barito Timur. Keterbatasan fasilitas dan sarana-prasarana olahraga, termasuk stadion, menjadi salah satu kendala dalam pengembangan prestasi atlet. Di sisi lain, kondisi efisiensi anggaran daerah akibat pemangkasan APBD turut menuntut seluruh pihak menyusun perencanaan secara cermat dan mengutamakan program yang memiliki dampak langsung terhadap prestasi.
Kendati demikian, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan daya juang kontingen. Yamin mengingatkan bahwa pada Porprov sebelumnya, Barito Timur masih berada di peringkat ke-11 atau termasuk tiga terbawah dari daerah peserta.
“Dengan perencanaan matang, pemanfaatan anggaran yang efektif, serta semangat membela nama daerah Gumi Jatan Runtai, kita optimistis bisa memperbaiki posisi dan menembus papan atas,” tegasnya.
Target tersebut menjadi pekerjaan bersama bagi KONI, pemerintah daerah, pengurus cabor, pelatih, hingga para atlet. Selain mengejar perolehan medali, persiapan juga diarahkan untuk memastikan seluruh atlet yang diberangkatkan benar-benar berada dalam kondisi siap bertanding, baik dari sisi fisik maupun mental.
Porprov XIII Kalimantan Tengah rencananya dipusatkan di Kotawaringin Barat, dengan Pangkalan Bun sebagai lokasi utama pelaksanaan. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut akan mempertemukan kontingen dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemkab Barito Timur memastikan persiapan kontingen terus dimatangkan, mulai dari aspek teknis pertandingan, kebutuhan akomodasi, efektivitas dukungan anggaran, hingga kesiapan fisik dan mental atlet. Seluruh persiapan itu diharapkan menjadi fondasi bagi Barito Timur untuk keluar dari papan bawah dan menunjukkan peningkatan prestasi pada Porprov XIII. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









