BORNEONEWS, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah dinilai lebih layak menjadi role model dalam hal penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Adanya mobil oksigen menjadi alasannya.
“Karena ada icon menarik, yaitu adanya mobil oksigen yang tidak dimiliki provinsi lain,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul, Selasa, 22 Oktober 2019.
Ia menuturkan, langkah-langkah tersebut akan diadopsi provinsi lain dalam mengantisipasi dampak kabut asap akibat Karhutla. “Sehingga kalau ada Karhutla, diharapkan menyiapkan mobil oksigen,” ungkapnya.
Di sisi lain, Suyuti menyebut saat ini sedang merancang peraturan daerah atau Perda berkaitan agar kendaraan sejenis mobil maupun bus bisa menyediakan oksigen di dalamnya.
Tidak hanya itu, juga sedang mengembangkan sampai ke perhotelan khususnya hotel yang memiliki air conditioner atau AC. Dalam perda itu nantinya pihak perhotelan bisa menyiapkan kamar minimal 10 persen dari total yang ada.
--page
“Nanti juga tetap dibayar setelah selesai. Nah itulah yang mau dirancang perdanya,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-2)








