BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat stand bazaar yang menjual produk unggulan desa di lokasi pelantikan kades untuk 43 desa, Jumat, 25 Oktober 2019.
Salah satu produk yang menarik perhatian warga di lokasi tersebut adalah Stand PKK Desa Sebuai, Kecamatan Kumai.
Pasalnya produk olahan kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan minuman yang menjadi produk andalan masyarakat desa tersebut.
Menurut Hadeliah, salah seorang warga Desa Sebuai di stand bazar tersebut ada 2 jenis cara pembuatan VCO yang dijual saat itu.
"Untuk memperoleh VCO ada yang dimasak menggunakan api, ada juga yang difermentasi. Bila menggunakan cara pemasakan, kelapa tua yang sudah diparut dan menjadi santan kemudian dimasak hingga keluar minyak," jelasnya.
--page
Sedangkan VCO dengan cara fermentasi tidak memerlukan cara pemasakan menggunakan api.
"Jadi setelah kepala tua diparut dan disaring menjadi santan, kemudian diendapkan hingga 15 jam lebih hingga keluar minyaknya. Nah minyak tersebut bisa diambil dan kemudian dikemas," jelasnya.
Menurut Hadeliah, minyak kelapa yang dibuat dengan cara dimasak bisa digunakan untuk memasak, menggoreng ikan dan lainnya.
"Sedangkan VCO yang dibuat dengan cara diendapkan, minyaknya biasanya digunakan untuk kosmetik atau obat," jelas Hadeliah.
Hadeliah mengatakan, produk unggulan desanya tersebut sudah banyak dijual di Pangkalan Bun dan sekitarnya. "Selain masyarakat Kobar, produk VCO olahan kami ini juga sering dibeli oleh turis mancanegara," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)








