KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Yulhaidir kembali mengingatkan kepada pengusaha yang memiliki perusahaan di Seruyan di bidang perkebunan, perhutanan dan pertambangan agar taat memenuhi kewajiban pajak.

Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri Pekan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan Perhutanan dan Pertambangan ( PBB P3 ) Se-Kabupaten Seruyan, di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Pertemuan ini, turut dihadiri Kepala Kanwil DJP Kalsel dan Kalteng Cucu Supriatna, Kepala KPP Pratama Sampit dan pimpinan serta  pengusaha  sektor P3,  Se Kabupaten Seruyan.

Menurut Yulhaidir, berdasarkan  data serta perhitungan yang ada, Kabupaten Seruyan, memiliki potensi tagihan PBB  sektor P3 sebesar Rp 44,4 M.

Untuk menggali potensi sektor pajak ini, sangat  di perlukan  Kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Seruyan, KPP Pratama Sampit dan Pengusaha Perkebunan, perhutanan dan pertambangan yang ada di Seruyan.

--page

“Kehadiran investasi  di daerah tentu harus di barengi dengan pemenuhan kewajiban untuk daerah, yang pada gilirannya, pajak yang di bayarkan akan dapat membiayai pembangunan  guna peningkatan kesejahteraan masyarakat,”tandas Bupati. (MAGANG 2/B-5)