BORNEONEWS, Tamiang Layang - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tamiang Layang menggelar kegiatan Pajak Bertutur di SMKN 2 Tamiang Layang. Jumat, 22 November 2019.
"Pajak Bertutur merupakan kegiatan mengajar tentang kesadaran pajak sejak dini kepada pelajar," kata Kepala kantor KP2KP Tamiang Layang, Mawan Triantana.
Menurutnya, pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan dalam rangka mewujudkan tujuan negara melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.
"Pajak begitu berpengaruh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Lebih dari 80 persen sumber penerimaan APBN berasal dari pajak," paparnya.
Belanja negara seperti infrastruktur nasional, komoditi pokok, hingga pembangunan nasional lainnya juga berasal dari pajak.
--page
"Karena itu diperlukan sikap sadar dan taat pajak dari segenap warga negara Indonesia yang dibangun sejak dini, saat belum menjadi wajib pajak," imbuh Marwan.
Dengan kesadaran pajak sejak dini, dewasa atau ketika sudah berpenghasilan, yang bersangkutan akan secara sukarela melaksanakan tanggungjawabnya sebagai wajib pajak.
Untuk memudahkan siswa memahami materi yang disampaikam dalam kegiatan Pajak Bertutur, pemateri menggunakan multimedia yang diselingi dengan permainan, kuis, dan hadiah. (BOLE MALO/B-11)








