BORNEONEWS, Sampit - Fenomena gerhana matahari dimanfaatkan masyarakat untuk menggelar salat sunah gerhana disejumlah masjid yang ada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Salat gerhana digelar secera berjemaah. Sejumlah pengurus masjid mengirimkan undangannya melalui pesan singkat whatshap dan pengeras suara.
Pantauan Borneonews.co.id, di Masjid Jami, saat ini sejumlah jemaah dibeberapa sudah berkumpul. Mereka masih menunggu salat sunah gerhana dimulai.
Karena di Sampit sendiri diprediksi baru akan dilintasi sekitar pukul 12.13 WIB. Hal itu disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatonogi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit Nur Setiawan.
Dia mengatakan untuk daerah Sampit memang secara lintasan tidak dilewati, namun tetap bisa melihat. "Di Sampit tetap bisa melihat, yakni dimulai sekitar pukul 12.13 WIB. Meski bukan lintasan dari gerhana matahari," ujarnya.
--page
Prediksi mereka, gerhana matahari baru akan berakhir sekitar 14.30 WIB. Sementara sejumlah masjid di Sampit ada yang sudah melaksanakan salat gerhana dan ada yang belum. Sedangkan secara kasat mata, gerhana matahari di Sampit belum terlihat sama sekali.
Pantauan Borneonews.co.id, masjid yang menggelar salat gerhana yakni Masjid Asasut Taqwa, pontren Zainul Amin, Masjid Nurul Iman, Madjid Imanuddin Cempaka Mulia, dan Madrasah Aliah Negeri (MAN) Kotim. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








