BORNEONEWS, Sampit - Gerhana matahari yang terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak seperti beberapa daerah di Indonesia yang dilintasi langsung. Karena bukan cincin dan hanya sebagian saja mengalami gerhana matahari. Sehingga tidak terlihat dengan jelas.
"Gerhana matahari di Sampit hanya terlihat sebagian saja, bukan cincin," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatonogi dan Geofisika (BMKG) Sampit Nur Setiawan.
Dirinya menjelaskan bahwa di Sampit bukan lintasan gerhana matahari. Meskipun begitu tetap dapat melihat fenomena tersebut. Asalkan tidak tertutup awan hitam atau mendung.
Gerhana matahari di Sampit sendiri dimuali sejak pikul 12.13 WIB. Dan diperkirakan berakhir ada 14.30 WIB. Namun dari oantauaj Borneonews.co.id, saat ini di Sampit mengalami mendung, seperti hendak hujan.
Hal itupun membuat matahari tidaj terlihat. Sehingga fenomena tersebut juga tidak bisa dirasakan atau dilihat oleh masyarakat di daerah ini.
--page
"Tidak terlihhat, mungkin karena cuaca saat ini mendung. Sehingga matahari tertutup awan," kata Badarudin.
Sementara, di Sampit sendiri sejumlahbumat islam menggelar salat sunah gerhana di beberapa masjid. Waktunya berbeda-beda, karena melihat kondisi gerhana matahari itu sendiri. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








