MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara turut andil bagian dalam menyumbangkan pendapat asli daerah (PAD). 

Hingga Desember 2019, Dishub berhasilkan melaksanakan target PAD yang ditetapkan sebesar Rp 3 miliar, bahkan melebihi target yang ditetapkan.

Realisasi PAD sudah mencapai Rp 3,83 miliar. Terkhusus untuk retribusi tambat labuh yang dikelola Bidang Perhubungan Sungai dan Penyeberangan Dinas Perhubungan Barito Utara.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengucapkan selamat dan terima kasih atas terlampauinya targer penerimaan PAD yang bersumber dari retribusi kepelabuhan yang berasal dari komponen retribusi tambat labuh dan bongkar muat kapal serta dari retribusi uji kendaraan bermotor.

"Yang mana fasilitas uji kendaraan bermotor yang kita miliki sudah terakreditasi oleh kementerian perhubungan dan satu satunya untuk wilayah DAS Barito," ujarnya, Senin 6 Januari 2020.

--page

Nadalsyah meminta agar perangkat daerah bisa memacu dan menggali sumber pendapatan dan retribusi daerah yang sah serta sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Fery Kusmiadi melalui Kepala Bidang Perhubungan Sungai dan Penyeberangan, Buana Mihrab Buanapati mengatakan perolehan PAD dari hasil retribusi tambat labuh hingga Desember 2019 telah mencapai Rp 3,83 miliar. (RAMADHANI/B-6)