LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Hendra Lesmana melakukan pengecekan langsung lokasi yang akan dijadikan calon bandara di Desa Guci, Kecamatan Bulik, Rabu 5 Februari 2020.

Untuk mengarungi medan menuju lokasi yang masih sulit, bupati dan rombongan sengaja menunggangi kendaraan bermotor jenis trail.

"Kemarin kita mengecek lokasi rencana calon bandara yang akan dibangun di Lamandau, baik itu kaitan dengan legal formal maupun status lahannya," ungkapnya, Kamis 6 Februari 2020.

Hendra menjelaskan status lahan rencana bandara saat ini sudah tidak ada masalah, karena sudah disertifikatkan.

"Untuk sertifikat lahan sudah clear, nantinya lahan itu akan kita hibahkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dalam hal ini Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara," jelasnya.

--page

Bupati menambahkan rencananya bandara memiliki runway atau landasan pacu 1.600 meter. Pembangunannya akan diserahkan kepada Kemenhub.

"Saat kita serahkan ke Kemenhub, tahapan sepenuhnya mulai pembangunan sampai fungsional, kita serahkan juga ke Kemenhub," ujarnya.

Saat mengecek lahan calon Bandara, Bupati Hendra juga didampingi langsung Kepala Dinas Perhubungan, Atie Dieni beserta sejumlah staf, serta sejumlah pejabat teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kabupaten Lamandau.

Pemkab Lamandau telah menyiapkan lahan seluas 128 Ha untuk bandara di Desa Guci. Luas lahan yang disiapkan tersebut sudah termasuk untuk Runway dan juga terminal. (HENDI NURFALAH/B-6)