PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Buaya senyulong atau sapit berukuran besar yang ditangkap warga Desa Arga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kamis, 13 Februari 2020, rencananya bakal diberangkatkan menuju lokasi pelepasliaran di Sungai Buluh Kecil, Taman Nasional Tanjung Puting, Sabtu, 15 Februari 2020 subuh.

Buaya tersebut pada Jumat, 14 Februari 2020 pukul 14.00 WIB sudah diangkut petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng ke Pantai Kubu, yang menjadi titik keberangkatan menuju lokasi pelepasliaran.

Petugas dari SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng, Nasibah menjelaskan, mempertimbangkan keselamatan petugas saat proses evakuasi buaya menuju lokasi pelepasliaran, maka diputuskan keberangkatan dilakukan tanggal 15 Februari 2020 subuh.

"Bila hari ini buaya tersebut kita bawa menuju Sungai Buluh Kecil, pastinya kita akan kemalaman di perjalanan. Mempertimbangkan faktor keamanan, maka diputuskan keberangkatan dilakukan besok subuh," jelas Nasibah.

Menurut Nasibah, saat ini buaya tersebut sudah ditempatkan di perahu kelotok ukuran besar di Pantai Kubu.

--page

"Kami juga akan melakukan penjagaan di lokasi tambat kelotok," jelas Nasibah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kedatangan buaya berukuran 5 meter dengan berat diperkirakan mencapai 500 kg ini menjadi perhatian masyarakat yang kebetulan saat itu berada di Pantai Kubu.

Berbagai reaksi dan tingkah polah warga yang antusias melihat reptil berukuran besar tersebut. Ada yang bergidik, ada yang asyik berswafoto, ada pula yang sibuk merekam video. (WAHYU KRIDA/B-11)