BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengajak masyarakat berpartisipasi aktif mengisi data kependudukan pada program sensus penduduk tahun 2020 secara online yang dicanangkan Badan Pusat Statistik (BPS).
Dengan sistem online, pengisian data pada sensus penduduk dinilai sangat memudahkan masyarakat karena dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun tanpa harus bertemu petugas sensus dari BPS.
Hendra Lesmana juga meminta agar masyarakat Lamandau dapat mengisi data kependudukan dengan jujur sesuai fakta. Sebab, data faktual yang dimiliki BPS akan menjadi dasar bagi pemerintah baik pusat maupun daerah dalam menentukan arah kebijakan, serta pencanangan program pembangunan.
"Pengisian data faktual pada sensus penduduk sangatlah penting dalam upaya menuju satu kependudukan indonesia. Juga akan menjadi salah satu pijakan dalam menentukan perencanaan pembangunan di berbagai bidang," kata Hendra Lesmana, usai mengisi data sensus penduduk secara online, Senin, 17 Februari 2020.
Hendra Lesmana juga menilai, data sensus penduduk ibarat potret tentang kondisi riil masyarakat saat ini. Sehingga akan sangat bahaya jika data yang tersaji tidak akurat.
--page
"Pembangunan itu basisnya data, termasuk salah satunya data tentang kependudukan. Program pembangunan akan sangat dipengaruhi akurasi data, jika tidak akurat maka program pembangunan tidak akan tepat sasaran," urainya.
Sementara, Kepala BPS Lamandau Yul Ismardani mengungkapkan bahwa tahun ini pertama kalinya BPS menggunakan metode survei secara online. Sehingga nantinya, penduduk yang sudah mengisi data kependudukan secara online, petugas sensus tak perlu lagi datang ke rumah untuk melakukan pendataan.
Sensus penduduk online sendiri berlangsung sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Sensus penduduk dengan sistem online juga dapat dilakukan dengan melakukan input data di www.sensus.bps.go.id. (HENDI NURFALAH/B-11)








