SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dipilihnya Sungai Buluh Kecil (SBK), Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) sebagai lokasi pelepas liaran buaya raksasa aman dari gangguan.

"SBK merupakan salah satu lokasi habitat buaya senyulong di TNTP," kata Dimas Yuzrifar dari OF-UK Indonesia, Senin, 17 Februari 2020.

Dipilihnya lokasi ini karena lokasinya relatif aman dari gangguan dan jauh dari permukiman penduduk.

"Di area SBK juga ada pos penjagaan dan pengawasan yang dioperasikan OF-UK Indonesia bersama Balai TNTP untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan tindak pidana kehutanan yang berdampak pada rusaknya habitat satwaliar," ujarnya.

Dimas menambahkan buaya senyulong berjenis kelamin dengan ukuran 4,7 meter ini berhasil dilepasliarkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) SKW II BKSDA Kalteng bersama tim rescue OF-UK Indonesia, Sabtu 15 Februari 2020.

--page

"Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar dan tentunya ini berkat kerja sama semua tim yang terlibat," tukasnya.

Dalam pelepasliaran itu pula Kepala Resort Sungai Cabang, Balai TNTP juga ikut berpartisipasi membantu kegiatan translokasi buaya tersebut. (NORHASANAH/B-6)