NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Seorang warga RT 5, Kelurahan Nanga Bulik, kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau bernama Yudha (21) dikabarkan tenggelam di Sungai Lamandau, tepatnya wilayah seberang RT 2, Selasa, 25 Februari 2020 sore.

Dari informasi yang terhimpun, korban dikabarkan tenggelam sekitar pukul 16.30 WIB, saat dirinya memberi makan ikan di tempat budidaya ikan keramba apung miliknya yang ada di atas aliran sungai Lamandau tersebut.

Berdasarkan penuturan Ketua RT 8A Nanga Bulik, Burhanuddin atas cerita warganya yang menjadi salah satu saksi mata saat kejadian yakni bernama Iyan, di saat Yudha asyik memberi pakan ikan, tali pengikat perahu yang semula ditumpangi Yudha saat menuju lokasi keramba apung tersebut ternyata terlepas. Sehingga, perahunyapun ikut hanyut terbawa arus.

Mengetahui perahunya hanyut, Yudha bermaksud mengejar perahunya. Ia nekad menceburkan diri ke Sungai Lamandau. Padahal kondisi arusnya cukup deras. Setelah beberapa meter berenang untuk mengejar tali perahu, Yudha diduga tak bisa menguasi medan sungai dan malah turut terbawa arus.

"Saat itu, Yudha melambaikan tangan dan berteriak seperti minta tolong. Teriakannya juga terdengan beberapa meter bahkan hingga ke seberang sungai (pemukiman warga). Namun saat itu warga yang melihatpun tidak berdaya lantaran posisi korban sangat jauh di seberang sungai besar," kata dia.

--page

Selanjutnya, anggota BPBD Lamandau dan Polsek Bulik yang mendapat kabar itu langsung turun ke lokasi, berikut melakukan pencarian. Mereka juga dibantu warga. Hingga pukul 18.30 WIB, proses pencarian masih terus berlangsung.Sementara itu, puluhan warga di RT 02, terlihat menunggu dengan harap-harap cemas seraya berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. (HENDI NURFALAH/B-7)