BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Polres Kobar menerjunkan tim untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang terdampak banjir di Desa Pandu Senjaya, Selasa, 3 Maret 2020 sore.
"Layanan kesehatan ini merupakan bentuk pelayanan Polri, khususnya Polres Kobar terhadap masyarakat dalam bidang kesehatan kepada warga yang terdampak banjir," ujar Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP E. Dharma B. Ginting.
Polri hadir untuk menjaga masyarakat tetap sehat, baik dan aman, dengan memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga yang terkena dampak banjir. Selain itu, pihaknya juga menerjunkan personel untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena banjir.
"Akibat banjir biasanya banyak sekali penyakit yang ditimbulkan, sehingga kita lakukan langkah antsipasi," katanya.
Pihaknya juga langsung memberikan obat-obatan kepada masyarakat yang mengalami beberapa keluhan. "Untuk saat ini kita akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kesehatan warga yabg terkena dampak banjir tetap terjaga," ungkapnya.
--page
Akibat banjir itu, kurang lebih ada 30 rumah yang terdampak tepatnya terletak di sepanjang kali kuning Desa Pandu Senjaya.
Pihaknya juga telah mendirikan posko di tiga lokasi yaitu, pos terpadu di kantor desa, posko penampungan warga dan posko evakuasi guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan. (DANANG/B-7)








