PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Komandan Korem atau Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal menghadiri rapat koordinasi dengan penyelenggara Pilkada Kalteng di aula Hotel Luwansa jalan G. Obos No 102 Kota Palangka Raya, Kamis, 5 Maret 2020.


Hadir dalam kegiatan rakor di antaranya juga Asdep 3/1 Poldagri Kemenko Polhukam Brigjen TNI Yusran Yunus, Analis Desk Otsus Poldagri Kemenko Polhukam Brigjen TNI Syaiful, dan Kabid 1.3/1 Poldagri Kemenko Polhukam Kolonel Arh Johanis Payung.

Selain itu juga tampak Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Sekretaris Daerah Provinsi kalteng Fahrizal Fitri, perwakilan dari Polda Kalteng), perwakilan Bawaslu dari masing-masing Kabupaten yang ada di Provinsi Kalteng.


Kemudian kegiatan Rakor tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI Yusran Yunus dalam penyampaiannya membahas tentang kesiapan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Tengah.


Yusran Yunus juga menyampaikan potensi kerawanan yang mungkin timbul dalam Pilkada serentak tahun 2020, antara lain munculnya isu adanya intervensi parpol, netralitas aparat yang sering kali diragukan, ASN yang dimanfaatkan oleh incumbent dan modus berupa ancaman jabatan.

--page



"Pemanfaatan terhadap honorer yang dijanjikan akan dijadikan PNS padahal yang menjadi PNS harus melalui tes, incumbent yang masih menggunakan fasilitas Pemda saat melakukan kampanye, berita hoax, dan kampanye hitam, money politik, penggunaan politik identitas," katanya, Kamis, 5 Maret 2020.


Brigjen TNI Yusran Yunus tersebut juga menambahkan, "Mari kita jaga bersama kegiatan Pilkada serentak di wilayah provinsi Kalimantan Tengah agar berjalan aman dan damai," tutupnya. (NOPRI/B-5)