BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara bertekad bisa mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk yang ke 6 kalinya.
Bupati Barito Utara, Nadalsyah berharap agar seluruh SOPD bisa mempersiapkan diri dan pro aktif saat tim audit melakukan pemeriksaan.
Dia juga berharap dukungan seluruh elemen yang ada di Barito Utara baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif serta elemen masyarakat untuk dapat optimal bahu membahu guna mewujudkan sebuah hasil yang diharapkan.
"Kita semua berharap untuk dapat mempertahankan dan meraih kembali opini WTP yang keenam kalinya," ungkapnya, Senin 9 Maret 2020.
Disampaikan, sesuai Surat Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 52/S/XIX PAL/03/2020 perihal Undangan Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2109 (unaudited), dirinya bersama Sekretaris Daerah, Ir H Jainal Abidin dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Barito Utara menyerahkan LKPD Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.
--page
Nadalsyah mengatakan penyerahan laporan keuangan ini menandai dimulainya audit internal keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 setelah sebelumnya melakukan unaudit.
“Kegiatan ini merupakan suatu kewajiban yang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengetahui seberapa besar penyerapan, pengunaan dan pelaksanaan anggaran pembangunan belanja daerah sebagai pertanggung jawaban baik secara administratif maupun bukti riil pelaksanaan kegiatan,” jelasnya. (RAMADHANI/B-6)








