BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Di tengah pandemi virus corona atau COVID-19, Kantor Cabang Bulog Buntok menjamin stok beras aman hingga 5.28 bulan kedepan untuk Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.

“Meski ditengah pandemi COVID-19, kita menjamin stok beras aman hingga 5.28 bulan kedepan untuk Barsel dan Bartim,” kata Kepala Kantor Cabang Pembantu Bulog Buntok, Robert Themteus, Selasa, 31 Maret 2020.

Saat ini stok berasa di gudang Bulog sebanyak 340.750,1 ton terdiri dari beras medium dan premium. Beras-beras tersebut disuplai dari Palangka Raya dan Kapuas.

“Kita meminta masyarakat jangan takut dan panik terkait ketersedian beras ini karena stok aman bahkan sampai lebaran nanti,” ucapnya.

Dia menjelaskan, sementara untuk gula sampai saat ini mengalami kekosongan. Tidak hanya di Buntok, namun disemua Bulog area Kalteng.

--page

Berdasarkan informasi, untuk gula sudah dibeli oleh Bulog sebanyak 15 juta kilogram. Sementara untuk jatah Bulog Kalimantan Tengah 250 ton. Hanya saja Bulog Kalteng diminta mengambilnya dari Lampung.

“Setelah ini datang maka dari jumlah tersebut dibagi Kanwil dan kantor cabang pembantu ada enam. Untuk jumlah jatah Barsel kita masih belum tahu,” bebernya.

Diperkirakan gula tersebut akan datang pada awal atau pertengahan April 2020 ini. Di Kantor Cabang Bulog Buntok ada daging beku 3.450 Kg, minyak goreng 4.152 liter dan tepung 500 Kg.

Bila wabah COVID-19 semakin memburuk ketersedian beras tetap aman, karena pada awal Mei 2020 pihaknya meminta droping lagi dari provinsi.

Sementara ini pihaknya tetap berusaha dari pengadaan didaerah, pada tanggal 13 April nanti ada masuk sekitar 20 ton beras dari Kandangan, Kalsel.

--page

“Intinya meski wabah COVID-19 semakin memburuk ketersedian beras tetap aman. Jadi masyarakat jangan khawatir dan panik,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)