PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perum BULOG memastikan ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah dalam kondisi aman. Hingga 12 Agustus 2026, stok beras yang dikelola Kantor Wilayah Perum BULOG Kalimantan Tengah mencapai 17.892 ton.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq setelah melakukan peninjauan langsung ke HiCermart Superstore Palangka Raya serta Gudang BULOG Bukit Tunggal, Palangka Raya, bersama jajaran manajemen, Satgas Pangan, serta pemerintah daerah.

Selain beras, BULOG Kalteng juga mengelola sekitar 958 ribu liter minyak goreng dan 121 ribu kilogram gula pasir. Khusus di Gudang BULOG Bukit Tunggal, terdapat sekitar 1.935 ton beras, 79 ribu liter minyak goreng, 29 ribu kilogram gula pasir, serta 22 ribu kilogram jagung.

Menurut Marga, kekuatan stok beras tersebut diproyeksikan mampu mendukung kebutuhan penyaluran hingga sekitar 10 bulan ke depan.

“Masyarakat Kalimantan Tengah tidak perlu khawatir. Stok yang kami miliki lebih dari cukup untuk mendukung kebutuhan penyaluran ke depan,” ujar Marga dalam rilis kepada Borneonews pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia menegaskan, BULOG tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan pangan dapat disalurkan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.

Pengawasan distribusi pun akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan harga di tingkat konsumen.

Dengan kondisi stok yang relatif kuat, BULOG memastikan penyaluran pangan di Kalimantan Tengah tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)