BORNEONEWS, Sampit - Tidak seperti biasanya awal bulan atau tanggal muda pusat perbelanjaan yang ada di Kota Sampit sepi pengunjung.
Kondisi ini akibat adanya imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah oleh pemerintah setempat guna mencegah penularan virus Corona atau Covid-19.
Bahkan terlihat beberapa tenant atau kios yang ada di pusat perbelanjaan menutup tokonya untuk turut membantu pencegahan penularan ini.
Seorang pemilik toko di kawasan Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Rina, mengatakan pengunjung turun sangat turun drastis.
Menurutnya hari Sabtu seperti ini pengunjung bertambah banyak daripada hari lainnya, karena karyawan turun untuk belanja. Apalagi tanggal muda.
--page
"Ya biasanya mereka berlanja macam-macam di Sampit untuk dibawa ke daerah sawit, baik untuk dijual lagi maupun untuk keperluan pribadi. Tapi sejak Corona ini sepi sekali," ucapnya, Sabtu, 4 April 2020.
Bahkan, menurut Rina, langganannya yang biasanya dari sawit belanja di tokonya tidak ada datang. Termasuk pengunjung dari warga Sampit juga tidak terlihat.
Pemilik toko lainnya yang masih buka yakni Yadi, namun demikian dirinya akan menutup tokonya juga karena tidak ada pembeli. Bahkan dirinya mengaku memilih di rumah bersama keluarga.
"Di rumah atau di toko juga sama tidak ada penghasilan. Mungkin nanti dalam seminggu berapa kali buka seperti itu saja, barang kali masih ada beberapa pembeli untuk pemasukan,”tegasnya.
Hal in
i tidak hanya dirasakan di PPM saja, namun juga di pusat perbelanjaan lainnya seperti di mall. Akhir pekan seperti ini kondisi sangat sepi jauh dari biasanya.
--page
Dari pengunjung yang ada mereka ke mall hanya untuk membeli kebutuan sehari-hari saja, seperti kebutuhan pokok, sedangkan yang lain sepi pengunjung. (NACO/m)








