BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah kabupaten Lamandau merespon kondisi ekonomi dampak dari wabah virus corona atau Covid-19. Salah satunya, mengintervensi kondisi pasar dengan menyiapkan program pasar murah tersasar skala besar.
"Kita akan adakan pasar murah tersasar, pasar murah inipun nantinya dibuat dalam skala yang cukup besar," kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana.
Dia menjelaskan, jika biasanya program pasar murah itu dilepas secara bebas sehingga siapa saja bisa membelinya. Namun, untuk pasar murah kali ini akan diadakan itu secara spesifik menyasar masyarakat dengan kategori sangat memerlukan, serta betul-betul terdampak covid-19.
"Salah satu cara agar program ini tepat sasaran, kita melakukan pendataan secara rinci, bahkan sampai 'by name by address'. Sehingga nanti yang berhak menerima program ini merupakan warga yang mendapat kupon sesuai hasil pendataan yang kita lakukan itu," jelasnya.
Hendra juga memastikan, pasar murah yang akan digulirkan skalanya cukup besar yakni sekitar 30 ribu paket sembako, dengan ketentuan penukaran setengah harga normal karena 50 persennya telah disubsidi pemerintah daerah.
--page
"Sekitar 30 ribu paket yang kita siapkan. Waktu pelaksanaan pastinya belum ditentukan, kemungkinannya awal bulan Ramadan nanti," tukas dia. (HENDI NURFALAH/B-11)








