SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seorang bocah berumur 11 tahun di Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diduga tenggelam di Sungai Mentaya saat dirinya sedang mencuci pakaian, Rabu, 15 April 2020. 

Saat ini, pihak kepolisian, tim Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI) dan juga masyarakat masih melakukan pencarian di lokasi tenggelamnya korban. 

"Pencarian masih dilakukan dengan menggunakan perahu kelotok dan juga dari tim Basarnas," ujar Muhammad Zunaidi, salah seorang warga di daerah tersebut. 

Dari informasi yang diperoleh borneonews, peristiwa tersebut bermula saat dirinya bersama sang paman turun ke lanting untuk mencuci pakaian. Setibanya di tempat tersebut, sang paman langsung masuk ke toilet. 

Sedangkan korban mencuci pakaian di lanting tersebut. Namun setelah keluar, keponakannya itu tidak ada dan terlihat di dalam air mengeluarkan buih. Sehingga, dirinya langsung berupaya menyelam, namun tidak juga mendapatkan keponakannya tersebut.

--page

"Saat ini kami msih melakukan pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian," terang Kepala Basarnas Pos Sampit Suprapto. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)