SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jenazah bocah 11 tahun yang tenggelam di Sungai Mentaya, Kelurahan Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya ditemukan setelah 2 hari dilakukan pencarian.

Korban tenggelam pada 15 April 2020 dan baru ditemukan Jumat 17 April 2020 sekitar pukul 03.30 WIB. "Alhamdulillah jenazah korban sudah ditemukan sekitar pukul 03.30 WIB," ujar Kepala Basarnas Pos Sampit, Suprapto.

Korban ditemukan warga dan Tim Sar gabungan sekitar 100 meter dari lokasi jatuhnya korban pertama kali.

Kondisi jasadnya masih menggunakan pakaian yakni celana dan baju yang dikenakannya sebelum hilang tenggelam.

"Korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejasian, dalam keadaan mengapung," katanya. Korban tenggelam saat pergi ke lanting bersama paman.

--page

Saat itu pamannya langsung masuk ke toilet, sedangkan korban mencuci pakaian di tepian lanting. Entah kenapa, korban langsung tenggelam.

Bahkan sang paman yang bergegas keluar toilet tidak sempat melihat kejadian persisnya. Namun saat itu dirinya mencoba ikut menyelam. Tapi tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya pada hari ini jasad bocah ini berhasil ditemukan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)