BORNEONEWS, Palangka Raya - Ibadah puasa di bulan ramadan tahun ini terasa berbeda. Pasalnya, umat Islam harus menjalankan di tengah situasi pandemi virus corona atau Covid-19.
Menyikapi situasi ini, Wakil Gubernur Kalteng, Ismail Bin Yahya mengatakan bahwa puasa tahun ini seakan membuat umat lebih menyadari dan menghargai nikmat sehat.
"Puasa itu tujuannya untuk melatih kesabaran untuk kita semua, termasuk melatih kedisiplinan, yang tahun ini lebih kuat lagi karena mengajarkan kita tentang arti bagaimanya mensyukuri nikmat sehat yang selama ini diberikan kepada kita," kata Wagub pada Selasa, 28 April 2020.
Menurut Wagub, biasanya puasa lebih identik dengan melatih umat Islam untuk bisa saling berbagi dan juga mengajarkan untuk bisa bersama-sama mensyukuri nikmati Allah.
"Tetapi puasa tahun ini luar biasa karena puasa tahun ini mengajarkan kita bagaimana mensyukuri nikmat sehat kita," tegasnya.
--page
"Kita diingatkan melalui pandemi Covid-19 ini bahwa ternyata badan yang sehat itu sangat berharga. Terkadang secara manusia kita sangat mudah untuk mengeluhkan ketiadaan pada sesuatu. Kadang-kadang kita mengeluh tidak punya apa-apa, sekarang kita punya apa-apa tapi tidak bisa membeli kesehatan. Ternyata sehat itu mahal dari segalanya," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-7)







