TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Komunitas Nansarunai Jaya Kabupaten Barito Timur melakukan aksi sosial pembagian masker dan takjil bagi pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Bupati Barito Timur, Minggu 3 April 2020.

Komunitas Nansarunai Jaya adalah wadah berkumpul bagi seniman dan kreator Kabupaten Barito Timur yang didirikan pada tahun 2013 dan mempunyai beberapa divisi yakni: divisi seni rupa, divisi musik, divisi olah raga, divisi otomotif, divisi rohani muslim, divisi rohani kristen dan divisi aquascape.

Pembina Komunitas Nansarunai Jaya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Barito Timur Ariantho S Muler menuturkan, masker yang dibagikan dalam aksi sosial ini sebanyak 500 lembar.

"Kalau takjil untuk berbuka puasa sebanyak 200 bungkus," ujar Ariantho di Tamiang Layang. 

Menurutnya, kegiatan yang dananya bersumber dari sumbangan dan iuran anggota komunitas ini dalam rangka membantu program pemerintah mengkampanyekan penggunaan masker bagi warga masyarakat untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

--page

"Ini juga sebagai wujud kepedulian kepada umat muslim yang saat ini sedang menjalankan puasa dengan membagikan takjil," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, kegiaatan sosial dilakukan Komunitas Nansarunai Jaya bukan hanya saat pandemi Covid-19 seperti sekarang namun sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun saat bulan Ramadhan seperti menggelar buka puasa bersama di panti asuhan dan rumah tahanan atau rutan serta membagikan takjil.

"Berbuka puasa bersama tahun ini tidak kami lakukan karena ada protokol pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, jadi kami hanya laksanakan pembagian takjil dan pembagian masker bagi masyarakat yang melintas di Jalan  A Yani Tamiang Layang," jelas Ariantho.

Dia mengapresiasi keterlibatan anggota komunitas dalam aksi sosial tersebut dan berharap kegiatan yang dilakukan Komunitas Nansarunai Jaya memberi manfaat bagi masyarakat yang menerima.

--page


"Kami dari Komunitas Nansarunai Jaya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi saudara-saudari kami umat muslim dan semoga daerah kita segera terbebas dari wabah covid-19 ini," pungkas Ariantho. (BOLE MALO/B-7)