JAKARTA –

TEMPO.CO, Jakarta - Mulai hari ini, PT Pelni (Persero) membuka lagi pemesanan tiket kapal untuk sejumlah jurusan pelabuhan yang telah aktif kembali. Dari total 26 kapal penumpang yang dimiliki, kali ini Pelni baru akan mengoperasikan enam kapal. 

Namun, Direktur Usaha Angkutan Penumpang Pelni, O. M. Sodikin menegaskan, penjualan tiket hanya akan dilayani untuk calon penumpang yang dapat menunjukkan dokumen persyaratan seperti yang diatur pemerintah. "Dokumen perjalanan berdasarkan Surat Edaran yang telah ditetapkan, yang disertai dengan surat keterangan kesehatan dari pihak yang berwenang pada periode maksimal 7 hari sebelum keberangkatan," kata Sodikin, lewat keterangan tertulis Sabtu, 16 Mei 2020. 

Sementara ini, kata Sodikikn, Pelni akan mengoperasikan enam kapal, yakni KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Nggapulu, KM Kelud, dan KM Egon. Kapal tersebut akan berlayar membawa penumpang menuju Pelabuhan yang masih membuka aksesnya, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Surabaya, dan Makassar dan melanjutkan perjalanan dengan membawa muatan logistik.

Saat ini, KM Ciremai berlayar dengan rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Biak - Jayapura - Sorong - Namlea - Baubau - Surabaya - Tg. Priok.

Sedangkan KM Dobonsolo kini melayani rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Serui - Jayapura - Sorong - Ambon - Namlea - Surabaya - Tg. Priok.

--page

Kapal Motor Gunung Dempo melayani rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Ambon - Sorong - Biak - Jayapura - Sorong - Makassar - Surabaya - Tg. Priok.

KM Nggapulu melayani rute Tanjung Priok - Surabaya - Makassar - Baubau - Ambon - Banda - Tual - Dobo - Fakfak PP.

Adapun KM Kelud melayani rute Belawan - Batam - Tanjung Priok. Serta KM Egon kini melayani rute Waingapu - Lembar - Waingapu - Lembar - Surabaya - Lembar - Waingapu.

Pelni sendiri hingga saat ini telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. 

Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal. Kapal perintis itu menyinggahi 275 pelabuhan dengan 3.739 ruas. Sedangkan pada pelayanan bisnis logistik, kini Pelni mengoperasikan 4 kapal barang, 8 kapal tol laut serta 1 kapal khusus ternak.

Guna menekan interaksi antara petugas kapal dengan penumpang, pemeriksaan tiket di atas kapal ditiadakan sementara bagi penumpang dengan tujuan port to port. Namun demikian, pemeriksaan tiket di atas kapal tetap dilakukan untuk kapal yang mempunyai trayek multiport dengan tetap memperhatikan metode physical distancing atau menjaga jarak fisik.

TERAS.ID