BORNEONEWS, Pulang Pisau - Polsek Kahayan Tengah melakukan Penandatanganan Pakta Integritas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla. Penandatangan tersebut telah dilaksanakan pada saat sosialisasi pencegahan Karhutla di aula Kantor Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu, 3 Juni 2020, kemarin.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kahayan Tengah diwakili Sekretaris Camat, Berkat Kahalap, Danramil 1011-16 Kahayan Tengah Kapten Czi Salamun, Kades Bukit Rawi dan perwakilan MPA di setiap Desa.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefianto, melalui Kapolsek Kahayan Tengah Ipda Rozikin menyampaikan, kegiatan sosialiasi tersebut bertujuan untuk mereview ulang tata cara penanganan Karhutla dan dampak bahaya terjadinya Karhutla serta penyampaian tindakan hukum dalam menangani pelaku Karhutla.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek dan Kanit Sabhara Polsek Kahayan Tengah memberikan materi pencegahan mengenai data evaluasi titik hot spot tahun 2018 dan tahun 2019.
Kemudian penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla tahun 2019, sebaran titik hot spot di Kecamatan Kahayan Tengah, kesiapsiagaan Polsek dalam menghadapi Karhutla, tentang alat dan titik pompa air di masing-masing desa, serta penyampaian penegakan hukum dalam menangani pelaku pembakaran.
--page
Kapolsek berharap jangan sampai ada kejadian Karhutla di Kecamatan Kahayan Tengah. "Karhutla sangat berbahaya karena akan menimbulkan efek asap yang dapat menganggu paru-paru manusia yang menghirupnya," katanya.
Demikian juga di tengah-tengah pandemi virus Covid-19, menurutnya asap Karhutla dapat juga memicu dampak virus tersebut dalam tubuh karena menyerang bagian paru-paru manusia.
Dia meminta lapisan element pemerintah dan masyarakat peduli terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan sehingga bisa menekan terjadi nya kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla yang dilaksanakan Polsek Kahayan Tengah tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas penanggulangan Karhutla dan pelaksanaan simulasi penggunaan alat peraga cegah Karhutla. (JAMES DONNY/B-7)








