BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio mengingatkan kepada semua yang terlibat dalam upaya pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhulta) mulai bergerak.
"Sesuai dengan tugas pokok fungsinya masing-masing, mulailah bergerak untuk antisipasi awal," pinta Windu Subagio dalam rakor karhutla, Rabu, 10 Juni 2020.
Dalam rakor yang digelar hari ini, semua akan dilakukan penyusunan sesuai mekanisme, sehingga setiap pihak yang terlibat mengetahui peran dan tugasnya masing-masing.
"Nanti setelah rapat ini disusun secara resmi, bagaimana mekanismenya, siapa yang berbuat apa, supaya jelas dalam pelaksanaannya bisa kita kendalilan," pesannya.
Menurutnya, apabila tugas sudah dibagikan, maka setiap pihak dapat lebih fokus dalam tugasnya, terutama dalam hal pencegahan atau tindakan preventif.
--page
"Bukan kepada aksi pemadaman yang kita optimalkan, tetali tindakan pencegahan yang harus lebih kita tekankan dalam mengatasi masalah bencana kebakaran hutan dan lahan ini," ujarnya.
Windu menambahkan, berdasarkan laporan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), pihaknya telah melakukan sosialisasi dan membentuk beberapa tim masyarakat peduli api. "Sehingga saya menyampaikan, optimalkan posko yang ada untuk bersama-sama kita penanganan antisipasi pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan ini," harapnya. (NORHASANAH/B-7)








