TAMIANG LAYANG –

BORNEONEO, Tamiang Layang - Mungkin bagi sebagian besar masyarakat yang belum mengenal kehidupan sehari-hari di Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Rutan ini akan dianggap hanyalah sebuah penjara tempat orang-orang menjalani hukuman.

Namun anggapan itu akan sedikit sirna ketika menonton konten yang diunggah pada channel YouTube Humas Rutan Tamiang Layang.

Meski masih baru, namun salah satu konten video cukup menarik ditonton yaitu video tutorial stek batang pohon yang menjadi bagian dari kegiatan warga binaan Rutan dalam mempelajari teknik berkebun.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Wahyudi menjelaskan menjelaskan hal ini sesuai dengan tujuan adanya Rutan, yakni menyiapkan warga binaan untuk dapat berintegrasi secara sehat dengan masyarakat, sehingga dapat berperan kembali sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab ketika bebas nanti.

"Kami membuat channel YouTube agar masyarakat terutama keluarga warga binaan dapat mengetahui kegiatan di Rutan terutama saat pandemi Covid-19 dan kunjungan tatap muka dihilangkan," jelasnya, Senin 15 Juni 2020.

--page

Menurutnya, khusus untuk kegiatan berkebun terutama diluar Rutan, biasanya yang dilibatkan adalah warga binaan yang mulai menjalani asimilasi atau proses pembauran dengan masyarakat.

Diketahui, Rutan Tamiang Layang saat ini memiliki warga binaan 214 orang dengan rincian, 207 warga binaan pria dan 7 orang warga binaan wanita. (BOLE MALO/B-6)