SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jerat buaya yang dipasang di Sungai Handil Sohor, Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat disambar, namun lepas. 

"Sempat disambar buaya, namun jeratnya lepas, sehingga jerat yang kami pasang di tempat lain, kami pindahkan kembali ke tempat tersebut," ujar Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Jumat, 26 Juni 2020. 

BKSDA memasang 2 set jerat buaya di sungai pada Minggu, 21 Juni 2020. Cara ini dilakukan karena ada laporan warga terkait kemunculan buaya. Bahkan warga menemukan bahwa tidak hanya 1 ekor saja yang terlihat namun beberapa. 

Selain itu beberapa waktu lalu ada juga warga yang menjadi korban serangan buaya. Beruntung, korban dapat selamat, dan hanya mengalami luka-luka. 

"Karena itulah kami memasang jerat ditempat tersebut. Dengan harapan bisa menangkapnya," kata Muriansyah. 

--page

Pihaknya tidak bisa memasang perangkap buaya di sungai, karena tidak terlalu lebar, sehingga bisa mengganggu aktivitas masyarakat di sungai. 

Muriansyah juga sudah memeberkan imbauan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di sungai, karena dikhawatirkan menjadi korban serangan buaya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)